Crude Glycerine

Crude Glycerine

Crude Glycerine illustration image - Chemtrade Asia
Gambar hanya untuk ilustrasi saja. Produk sebenarnya mungkin berbeda Tambahkan ke Quote
  • Propan-1,2,3-Triol
  • 1520.00.00
  • C3H8O3
  • Terang kuning sampai coklat tua, cairan kental
  • 56-81-5
  • Glycerol
  • 1 @ 22 MT Fleksibel Tangki
    22 MT / 20'FCL
    80 @ 250 kg HDPE Carbuoys
    20 MT / 20'FCL
    1 @ 22 MT Fleksibel Tangki
    22 MT / 20'FCL
    80 @ 250 kg HDPE Carbuoys
    20 MT / 20'FCL
    1 @ 22 MT Fleksibel Tangki
    22 MT / 20'FCL
    80 @ 250 kg HDPE Carbuoys
    20 MT / 20'FCL
    1 @ 22 MT Fleksibel Tangki
    22 MT / 20'FCL
    80 @ 250 kg HDPE Carbuoys
    20 MT / 20'FCL
    1 @ 22 MT Fleksibel Tangki
    22 MT / 20'FCL
    80 @ 250 kg HDPE Carbuoys
    20 MT / 20'FCL
    1 @ 22 MT Fleksibel Tangki
    22 MT / 20'FCL
    80 @ 250 kg HDPE Carbuoys
    20 MT / 20'FCL
    1 @ 22 MT Fleksibel Tangki
    22 MT / 20'FCL
    80 @ 250 kg HDPE Carbuoys
    20 MT / 20'FCL
Kelas Asal Download
0.8
Argentina
TDS MSDS
0.7
Argentina
TDS MSDS
0.8
Brazil
TDS MSDS
0.8
Indonesia
TDS MSDS
0.8
Malaysia
TDS MSDS
Global
Cina
TDS MSDS

Kategori

Gambaran Singkat

  • Crude glycerine adalah cairan kental dengan rasa manis alami, yang berwarna kuning muda sampai coklat gelap. Ini adalah bentuk kotor dari glycerine refined. Crude glycerine berasal dari bahan baku alami dan kimia. Gliserin terjadi dalam bentuk gabungan dari minyak nabati dan lemak sebagai trigliserida. Hal ini juga ditemukan pada lemak hewani. Crude glycerine diperoleh sebagai produk sampingan dari manufaktur biodiesel dan industri oleokimia.
  • Peningkatan permintaan bahan bakar transportasi yang signifikan dan meningkatnya perhatian lingkungan masyarakat telah meningkatkan penekanan penggunaan energi pembaharuan untuk bahan bakar transportasi. Biodiesel, salah satu bahan bakar pembaharuan yang digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak bumi telah diproduksi dalam skala besar. Kenaikan produksi biodiesel juga telah meningkatkan produksi crude glycerine. Crude glycerine mengandung 80% gliserol, dan sisanya adalah kotoran seperti metanol, sabun, katalis, garam, bahan organik non-gliserol dan air.

Proses Manufaktur

  • Crude glycerine diproduksi dalam skala besar dari industri oleokimia berbasis kelapa sawit sebagai produk sampingan. Gliserin yang dihasilkan ini lebih murni dibandingan dengan yang diproduksi menggunakan biodiesel. Dalam produksi sabun mie, gliserin diproduksi sebagai produk sampingan selama saponifikasi minyak dan lemak dengan sodium hidroksida. Dalam produksi asam lemak yang berasal dari minyak sawit, crude glycerine juga diproduksi sebagai produk sampingan selama esterifikasi minyak sawit.
  • Crude glycerine dapat diperoleh melalui dua metode, yaitu : produksi biodiesel dan produksi oleokimia.
    1. Crude glycerine dengan metode biodiesel: Biodiesel adalah metil ester asam lemak (FAME), yang dihasilkan oleh transesterifikasi lemak dan minyak yang diperoleh dari minyak nabati seperti minyak kelapa sawit, minyak lobak, minyak kacang kedelai, minyak bunga matahari, dll. Sodium hydroxide dan Metanol dicampur dalam tangki secara terpisah. Minyak pakan dipanaskan sampai 120oC dan dicampur dengan campuran katalis natrium hidroksida dan metanol. Campuran akhir natrium hidroksida, metanol dan minyak pakan diumpankan ke reaktor pada tekanan 120oC dan normal.
    2. Trigliserida lemak atau minyak, bereaksi dengan metanol dengan adanya natrium hidroksida, dan menghasilkan metil ester asam lemak dan gliserol. Reaksi ini disebut reaksi transesterifikasi. Adanya sodium hidroksida sebagai katalis mempercepat penggantian gliserol dengan tiga metanol yang menciptakan tiga molekul metil ester asam lemak, yang merupakan biodiesel. Setelah itu, minyak pun didiamkan. Karena gliserol memiliki tingkat kepadatan yang lebih tinggi daripada biodiesel, maka gliseor berada di bagian bawah separator, sehingga dapat ditarik dengan mudah dari dasar pemisah.
    3. Crude glycerine dengan metode oleokimia: Selama pembuatan mie sabun, lemak atau minyak bereaksi dengan natrium hidroksida yang menghasilkan gliserol dan dasar sabun, yang merupakan garam natrium asam lemak. Dalam reaksi ini gliserin diproduksi sebagai produk sampingan yang lebih murni dari pada proses biodiesel.

Aplikasi

  • Industri Farmasi
    • Gliserol digunakan dalam persiapan medis, farmasi, dan perawatan pribadi, terutama sebagai sarana untuk meningkatkan kehalusan, memberikan pelumasan dan sebagai humektan. Hal ini ditemukan pada immunotherapies alergen, sirup obat batuk, ekspektoran, pasta gigi. Gliserol juga merupakan komponen sabun gliserin.
  • Industri Minyak
    • Poliol: gliserin mentah digunakan untuk pembuatan poliol, yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan poliuretan. Gliserin kasar digunakan sebagai alternatif untuk minyak bumi untuk produksi poliuretan. Poliuretan digunakan untuk memproduksi busa fleksibel dan kaku.
  • Industri Pakan
    • Bahan pakan: Minyak gliserin kasar digunakan dalam produksi pakan ternak. Ini digunakan sebagai sumber energi bagi hewan. Gliserin kasar memiliki tingkat penyerapan yang tinggi dan merupakan sumber energi yang baik. Setelah diserap oleh hewan, diubah menjadi glukosa oleh enzim gliserol kinase untuk produksi energi di hati hewan.
Kutipan gratis