Soda Ash Light

Soda Ash Light
Gambar hanya untuk ilustrasi saja. Produk sebenarnya mungkin berbeda Tambahkan ke Quote
  • Disodium Karbonat
  • 2836.20.00
  • Na2CO3
  • Bubuk kristal putih
  • 497-19-8
  • Soda Ash Light
  • 20 @ 750 kg PP / PE tas
    15 MT / 20 'FCL
    525 @ 40 kg PP / PE Bags
    21 MT / 20'FCL-light
    840 @ 25 kg tas PP / PE
    21 MT / 20'FCL
    20 @ 750 kg PP / PE tas
    15 MT / 20 'FCL
    525 @ 40 kg PP / PE Bags
    21 MT / 20'FCL-light
    840 @ 25 kg tas PP / PE
    21 MT / 20'FCL
Kelas Asal Download
0.992
Cina
TDS MSDS
0.992
India
TDS MSDS
0.991
Turki
TDS MSDS

Kategori

Gambaran Singkat

  • Soda ash light, juga dikenal sebagai natrium karbonat anhidrat, yang memiliki formula Na2CO3. Produk ini berbentuk serbuk granular putih yang tidak berbau dan larut dalam air, dan membentuk larutan berair alkalin yang kuat. Soda ash light juga bersifat higroskopis, sehingga dapat menyerap kelembaban dari udara, dan menjadi gumpalan. Sebagian besar produk ini berbentuk monohidrasi, tapi juga dapat berbentuk dekahidrasi dan heptahidrasi.
  • Secara alami, soda ash light  terbentuk dari endapan natrium, yang telah melewati masa proses geologi yang panjang seperti erosi batuan beku, pengangkutan endapan natrium dan reaksi kimia. Sodium deposit pertama kali dilepaskan dari batuan beku pada pelapukan. Lalu dicuci, dialirkan dan dikumpulkan di dalam baskom. Ketika terkena karbon dioksida, soda ash light pun dihasilkan.

Proses Manufaktur

  • Proses Solvay
    • Pada tahun 1861, ahli kimia Belgia Ernest Solvay mengembangkan proses Solvay, yang merupakan metode yang lebih efisien untuk mengubah natrium klorida menjadi soda ash. Dalam proses Solvay, amonia bereaksi dengan natrium klorida dengan bantuan kalsium karbonat. Sodium bikarbonat diproduksi dan kemudian dipanaskan dan diubah menjadi soda ash.
  • Proses Hou
    • Pada tahun 1930, ahli kimia China Hou Debang mengembangkan proses Hou. Dengan menggunakan karbon dioksida, pemompaan pun dilakukan melalui larutan jenuh natrium klorida dan amonia untuk membentuk natrium bikarbonat. Endapan natrium bikarbonat kemudian dipanaskan, sehingga menghasilkan soda ash murni. Proses Hou jelas merupakan versi modifikasi dari proses Solvay dan metode yang umum digunakan masih merupakan proses Solvay.

Kimia Intermediate

  • Soda ash light berfungsi sebagai pereaksi penting dan digunakan untuk memproduksi sodium lainnya yang mengandung bahan kimia, seperti sodium hidroksida, sodium bicarbonate dan sodium silikat. Soda ash light juga ditambahkan ke air mendidih untuk membantu pengangkatan daging dari tengkorak dan tulang secara efektif. Ini berfungsi sebagai metode alternatif dibandingkan dengan penggunaan serangga untuk pembersihan tulang.

Industri Deterjen

  • Soda ash light digunakan sebagai pelunak air dalam pencucian. Ini bersaing dengan ion magnesium dan kalsium dalam air keras dan mencegahnya dari ikatan dengan deterjen yang digunakan. Selain itu, ia membantu menghilangkan noda minyak dan anggur. Ini juga digunakan sebagai penyaring dan pengatur pH bila kontrol pH sangat penting dalam proses pembuatannya.

Industri Tekstil

  • Soda ash light digunakan dalam pencelupan dan ditambahkan untuk memastikan ikatan pewarna yang benar dengan serat selulosa. Ini bisa dilakukan sebelum pencelupan, setelah dicelup atau dicampur dengan pewarna. Ini juga membantu dalam pemutihan dan digunakan selama de-acidification rayon berputar, tencel atau rami. Selain itu, digunakan untuk meningkatkan pH reaksi karena pH ideal diperlukan untuk proses pencelupan.

Industri Kertas

  • Soda ash light digunakan sebagai adjuster pH dalam proses pulping karena kontrol pH yang akurat dan konstan diperlukan untuk efisiensi. Ini juga berfungsi untuk menetralkan aliran Effluent dan memproses limbah kertas. Selain itu, ia melembutkan keripik kayu dan mengendalikan kondisi pH dalam proses memasak bubur kertas.
Kutipan gratis