Pendahuluan Pasar Tepung Jagung Global

Pasar tepung jagung global pada 2025 diperkirakan akan tumbuh signifikan seiring meningkatnya permintaan dari sektor makanan dan industri non-makanan seperti farmasi dan tekstil. Tepung jagung, juga dikenal sebagai maize starch, banyak digunakan dalam berbagai aplikasi karena sifatnya yang serbaguna sebagai pengental, pengikat, dan bahan pengisi. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan populasi dan peningkatan daya beli di negara berkembang turut mendorong konsumsi tepung jagung.

Menurut data dari Global Market Insights, pasar tepung jagung global diperkirakan mencapai USD 8,5 miliar pada akhir 2025 dengan CAGR sekitar 5,6% sejak 2021. Permintaan terbesar berasal dari industri makanan dan minuman, terutama sebagai bahan dasar dalam saus, sup, dan produk roti . Selain itu, penggunaan di sektor bioplastik dan farmasi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan pasar.

Peran negara eksportir sangat krusial dalam memenuhi permintaan global. AS, Tiongkok, dan Thailand menempati posisi strategis sebagai penyuplai utama yang secara konsisten mempertahankan pangsa pasar mereka. Artikel ini akan mengulas kekuatan ekspor masing-masing negara dan memproyeksikan tren harga global untuk tahun 2025.

 

Posisi Amerika Serikat Sebagai Eksportir Utama

Amerika Serikat telah lama dikenal sebagai pemain dominan dalam ekspor tepung jagung, didukung oleh luasnya lahan pertanian jagung dan teknologi pengolahan canggih. Negara ini menguasai lebih dari 35% pangsa ekspor global, terutama ke wilayah Eropa dan Asia. Infrastruktur logistik yang efisien juga memperkuat posisi AS sebagai eksportir terpercaya di pasar internasional.

Produksi jagung yang tinggi menjadi keunggulan utama AS. Menurut USDA, produksi jagung AS pada 2024 mencapai lebih dari 15 miliar bushels, dan sebagian besar diolah menjadi berbagai produk turunan termasuk tepung jagung . Dukungan pemerintah terhadap sektor agrikultur juga berperan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga.

Pasar utama ekspor AS meliputi Jepang, Korea Selatan, dan Meksiko. Selain volume ekspor, kualitas produk yang konsisten serta kepatuhan terhadap standar keamanan pangan menjadikan tepung jagung asal AS sangat diminati. Dengan tren pertumbuhan industri makanan sehat dan bebas gluten, permintaan terhadap corn starch dari AS diperkirakan meningkat lebih lanjut di 2025.

 

Dominasi Tiongkok di Pasar Asia

Tiongkok merupakan eksportir terbesar kedua dan produsen domestik utama tepung jagung, dengan fokus ekspor ke negara-negara Asia Tenggara dan Timur Tengah. Dukungan dari industri petani lokal dan insentif ekspor telah membuat Tiongkok mampu menawarkan harga kompetitif dengan volume besar.

Tiongkok memanfaatkan produksi massal jagung dari provinsi seperti Heilongjiang dan Jilin, yang kemudian diproses di fasilitas berteknologi tinggi untuk menghasilkan tepung jagung kualitas ekspor. Menurut laporan dari China National Grain and Oils Information Center, ekspor tepung jagung Tiongkok meningkat 12% pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya .

Tiongkok juga memainkan peran penting dalam pasar industri, di mana corn starch digunakan untuk membuat gula cair (glukosa/fruktosa), etanol, serta produk tekstil. Karena itu, pasar ekspor mereka tidak hanya terbatas pada kebutuhan pangan, namun juga merambah sektor industri berat dan kimia.

 

Pertumbuhan Ekspor Thailand dan Peran Asia Tenggara

Thailand menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam ekspor tepung jagung dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh modernisasi sektor pertaniannya dan permintaan ekspor yang stabil dari negara tetangga seperti Indonesia, Malaysia, dan Vietnam. Thailand kini menjadi eksportir penting yang memperkuat posisi Asia Tenggara dalam rantai pasok global.

Salah satu kekuatan utama Thailand adalah adaptasinya terhadap standar internasional seperti HACCP dan ISO dalam produksi. Ini meningkatkan daya saing produk mereka di pasar Eropa dan Jepang. Berdasarkan data dari Thai Ministry of Commerce, ekspor tepung jagung meningkat hampir 20% pada 2024 .

Thailand juga diuntungkan oleh kedekatannya secara geografis dengan negara-negara ASEAN yang menjadi pasar utama produk ini. Biaya logistik yang rendah dan waktu pengiriman yang cepat memberikan keunggulan tersendiri dalam menjaga permintaan tetap tinggi.

 

Perkiraan Harga Tepung Jagung Global 2025

Harga tepung jagung global pada 2025 diperkirakan akan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh beberapa faktor utama: hasil panen jagung, permintaan industri, serta kondisi geopolitik dan perdagangan global. Menurut analisis dari Bloomberg Commodity Outlook, harga rata-rata tepung jagung diproyeksikan berada di kisaran USD 500–580 per metrik ton .

Salah satu pemicu kenaikan harga adalah kondisi cuaca ekstrem yang memengaruhi panen di AS dan Tiongkok. Selain itu, ketegangan dagang dan pengenaan tarif pada komoditas agrikultur dapat memperburuk ketidakstabilan harga. Namun, peningkatan efisiensi logistik dan diversifikasi pasar akan membantu menjaga stabilitas jangka panjang.

Pemain industri disarankan untuk mengamankan kontrak jangka menengah untuk meminimalkan risiko harga. Bagi importir, memahami dinamika pasar dan menjalin kemitraan langsung dengan eksportir dapat membantu mengamankan pasokan berkualitas dengan harga bersaing. Pelajari lebih lanjut tentang produk tepung jagung kami.

 

Kesimpulan dan Implikasi untuk Industri

Pasar tepung jagung global tahun 2025 akan ditentukan oleh dinamika antara permintaan industri yang tinggi dan stabilitas rantai pasok dari negara-negara eksportir utama. AS, Tiongkok, dan Thailand diprediksi tetap menjadi pemain kunci yang menentukan arah pasar global.

Peluang pertumbuhan masih terbuka luas, terutama di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah, seiring dengan meningkatnya konsumsi pangan olahan dan aplikasi industri baru. Namun, risiko yang berasal dari perubahan iklim dan ketidakpastian geopolitik harus dikelola dengan strategi pasokan yang tepat.

Untuk pelaku industri makanan dan minuman, seperti perusahaan yang bergerak di sektor saus, makanan ringan, dan roti, penting untuk memahami sumber bahan baku dan tren harga ke depan. Pelajari lebih lanjut mengenai aplikasi industri tepung jagung dan bagaimana kami dapat mendukung kebutuhan bahan baku Anda melalui halaman ini.

 

Daftar Referensi

  1. Global Market Insights. Corn Starch Market Size Report, 2025.

  2. USDA. World Agricultural Supply and Demand Estimates, 2024.

  3. China National Grain and Oils Information Center. Export Summary 2024.

  4. Thai Ministry of Commerce. Corn Starch Export Data 2024.

  5. Bloomberg. Commodity Market Outlook Q1 2025.